Tips Rumah Ideal

Ciri Lingkungan Rumah Ideal bagi Anak Usia Dini

Tinggal di lingkungan yang aman adalah hal yang sangat penting bagi anak agar merasa aman dan nyaman, sehingga dapat percaya diri dan tumbuh dengan baik. Menciptakan rumah ideal bagi anak usia dini tidaklah sesulit yang dibayangkan, bila kita dapat membuat rumah ramah anak dan rumah aman bagi anak, tentunya hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga.

Rumah ideal bagi anak usia dini

Memiliki rumah ideal tidak harus melulu soal luas tanah dan bangunan, tampilan rumah, maupun desain menarik rumah. Nyatanya, terlepas dari hal tersebut, sebuah rumah juga dapat menjadi menyenangkan dan aman bagi anak usia dini sejauh mereka merasa aman, nyaman, dapat bermain dan berkembang dengan baik.

Selain pondasi yang kuat, saluran sanitasi yang baik, serta perawatan yang mudah, rumah ideal bagi anak usia dini juga harus memiliki beberapa hal sebagai berikut:

  • Ruangan outdoor yang terbuka dan luas, agar anak-anak dapat berlari dan bermain di sekitar rumah. Hal ini juga dapat dilakukan di luar rumah, asal di dalam lingkungan yang aman, misalnya di jalan depan rumah di dalam kompleks perumahan.
  • Ruangan indoor yang lega agar tidak rentan membuat anak-anak cedera atau terbentur. Kita juga dapat melapisi ujung furniture yang runcing dengan bantalan karet yang empuk.
  • Mendesain rumah ramah anak, misalnya tembok dengan desain warna-warni atau gambar tokoh kartu favorit anak. Selain itu, Anda juga dapat menempatkan karpet yang luas dan empuk sehingga mereka dapat duduk lebih nyaman saat bermain sambil beraktivitas di rumah.
  • Perhatikan tempat penyimpanan barang-barang berbahaya, seperti bahan kimia, pisau, bahan pembersih rumah, barang pecah belah, sumber api, dll., yang dapat membahayakan bila anak tertelah saat menyentuhnya.
  • Memasang penutup atau pelindung pada stop kontak dan rapikan kabel agar anak-anak terhindar dari risiko tersengat listrik.
  • Pastikan furniture terpasang dengan baik agar tidak terjatuh dan menimpa anak, misalnya buffet dan laci yang dapat dipanjati anak.
  • Memasang pintu untuk menutup akses ke ruangan tertentu, seperti pintu pagar yang dipasang di ujung tangga, atau pintu kamar mandi yang selalu ditutup agar anak tidak masuk dan terpeleset saat sedang tidak diawasi, kunci pintu keluar rumah, ataupun pagar pembatas ke area kolam ikan atau kolam renang. Hal ini juga berlaku bagi jendela yang dapat digapai anak, misalnya pada jendela atau pagar apartemen yang lebih dari satu lantai.
  • Pastikan alas lantai atau tangga tidak licin. Mengingat anak-anak belum dapat bereaksi dengan cepat dan sangat suka dengan air, kita harus mengantisipasi agar anak-anak tidak mudah terpeleset di beberapa bagian rumah yang licin, misalnya dengan memasang strip karet tangga anti licin, atau memasang anti slip di kamar mandi.
  • Beberapa barang yang dibutuhkan di atas dapat dibeli di Ikea Indonesia.

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan saat membangun atau membeli rumah baru bagi keluarga muda, agar dapat menciptakan rumah ideal bagi anak usia dini.

No comments yet! You be the first to comment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *